Salah Satu Gejala Pasien Positif COVID-19 Adalah Sesak Napas, Disamping Demam Tinggi Dan Batuk Kering. Namun Acapkali Gejala Ini ‘Bercampur’ Dengan Kondisi Lain.

Hal inilah yang kemudian disoroti oleh seorang psikolog klinis, Dr. Kevin Gilliland. Menurutnya saat ini krisis kesehatan yang terjadi di dunia akibat wabah Corona wajar bila memunculkan rasa cemas. Kecemasan inilah yang kemudian memunculkan gejala psikosomatik serupa gejala COVID-19.

“Kecemasan dan rasa tertekan, semua bisa mempengaruhi pernapasan kita,” ujar Gilliland. “Yakni dengan memicu kondisi yang menyerupai asma (sesak napas) atau bahkan pneumonia.”

Namun tenang saja, ada cara untuk membedakan sesak napas akibat COVID-19 dan karena rasa cemas. Simak penjelasan Gilliland berikut ini.

Read more

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *